haruskah kukemasi ranting – ranting kering itu satu persatu.
sambil menangis aku tetap menapaki belantara gersang.
tanpa kaki beralas tanpa kepala berpayung.
mencari telaga yang sedari dulu ku idam – idamkan.
namun tak kunjung kutemui.
ketika aku menyadari ketersesatan ini.
haruskah kukemasi ranting – ranting kering di tengah jalan itu.
memungut satu persatu serpihannya sambil meringis terisak.
sambil menelan mentah mentah air mataku.
ketika yang kutemui hanyalah telaga mengering.
aku tak sudi berteriak.
aku tak sudi berlari.
aku tak sudi melihat.
aku tak sudi mendengar.
dan aku hanya dapat menangisi.
menangisi sisa – sisa dari harapanku.
menangisi ranting – ranting kering yang kupungut.
menangisi telagaku yang mengering.
menangisi diriku yang sudah sangat lelah hati.
dan menyadari semua bukan lagi masalah waktu.
Insomnia
Agustus 15, 2008
Habis terkuras kelenjar air mataku
Habis, hingga otak dan jantungku sesak.
Aliran darahku menyempit.
Hatiku galau.
Insomnia keparat.
Merongrong di antara gelap dan sunyi.
Menggerogoti sela – sela mimpi.
Hingga semua urat saraf terjaga dan terpaku
Dalam kegelapan.
Dalam kesunyian.
Suara pekik jerit orang – orang kehilangan harta terdengar.
Suara teriak perempuan takut malam.
Sampai suara detak jantungku.
Telingaku tak bisa tuli.
Mataku tak bisa buta.
Mulutku pun haus mimpi.
Darahku memacu lebih cepat.
Hingga menggalaukan hatiku.
Sedang jantung berdetak lamban.
Otakku mulai berhalusinasi.
Dada ku pun sesak.
Berharap hujan datang
Menghalau insomnia busuk.
Tapi tak kunjung turun.
Hanya angin ribut.
Jelajahi sunyi.
Memporak – porandakan malam.
Sampai insomniaku menari – nari merdeka.
Dan di malam berikutnya lagi
Aku pun tetap tak bisa menaklukkannya.
Insomnia.
Hitam
Agustus 13, 2008
Jelaga air mataku
Memakan sepi sampai habis tak bersisa
Rasanya nikmat seperti kopi tanpa gula
Kucingku mencakar jaring laba – laba
Jaring – jaring penyekat mimpi
Penyekat yang mengurung hingga hitam
Gelap mencekam setiap malam – malam
Seperti insomnia yang menghukum mata
Menghukum ku dari kewarasan
Dari kewarasan yang membuat ku gila
Sampai dimana entah akan kemana.









