desember – efek rumah kaca

September 30, 2008

Selalu ada yang bernyanyi dan berelegi
Dibalik awan hitam
Smoga ada yang menerangi sisi gelap ini,
Menanti..
Seperti pelangi setia menunggu hujan reda

Aku selalu suka sehabis hujan dibulan desember,
Di bulan desember

Sampai nanti ketika hujan tak lagi
Meneteskan duka meretas luka
Sampai hujan memulihkan luka

Aku sering diancam
Juga teror mencekam
Kerap ku disingkirkan
Sampai dimana kapan?

Ku bisa tenggelam di lautan
Aku bisa diracun di udara
Aku bisa terbunuh di trotoar jalan

Tapi aku tak pernah mati
Tak akan berhenti..

Aku bisa dibuat menderita
Aku bisa dibuat tak bernyawa
Dikursilistrikkan ataupun ditikam

dia bernama insomnia 2

September 24, 2008

baik lah,

aku tau kau masih tak sudi hubungan aneh kita ini berakhir dengan cepat.

aku tau kau pasti akan berusaha membuatku bertekuk lutut kembali padamu.

aku tau kau akan mengirimkan kakitanganmu untuk memukul genderang di telingaku.

tapi kau juga harus tau,

kau tak bisa mengalahkan pekat malam yang mengiyurkan untuk kucicipi.

kau tak dapat mengganti kasur kapuk empukku dengan secangkir kopi panasmu.

kau takkan sanggup menjadi raja di atas pelupuk mataku yang tak ingin lagi bermain  denganmu.

tapi aku yakin satu hal,

kau dan aku pasti akan berjumpa lagi.

namun untuk saat ini cukup sampai disini.

insomnia, aku akan menemui raja di dalam mimpi malam ini.

mereka suka tertawa

mereka gemar tertawa

mereka cinta tertawa

mereka sangat suka tertawa

mereka sangat gemar tertawa

mereka sangat cinta tertawa

mereka terlalu suka tertawa

mereka terlalu gemar tertawa

mereka terlalu cinta tertawa

mereka pikir saya badut ?

*shit !!!

Hujan

September 24, 2008

Category: Book

By       : Thee & Rien
Genre :  Mystery & Thrillers

Sebuah Fiksi. Novel Thriller Fiction dengan kontroversi sosial politik, pertama di Indonesia. Sarat dengan konflik dan permasalahan tak terduga. Juga hal-hal yang marak terjadi di masyarakat. Mengetengahkan problema kontroversial, seperti hubungan homoseksual atau sikap anti-sosial dan non aktual yang kian menjamur saat ini. Dihadirkan pula argumen anti politik yang menghadirkan unsur PKI dan orde lama. Dikemas dalam fiksi yang berani hingga membuat kerasnya alur cerita maju-mundur yang ditampilkan di dalamnya.

bersumber :

http://missthee.blogspot.com/

*ini memang novel Thriller Fiction sosial politik pertama di indonesia. ceritanya lebih realistis dan di olah dengan kemasan yang jenius.
saia bersyukur, tak sengaja menemukan novel ini di gramedia.

dia bernama insomnia

September 23, 2008

aku benci suara detik jarumnya yang bergulir dari dinding. bunyinya membuat separuh waktuku dimalam ini tak bisa diam, dan pada akhirnya pikiranku ikut memacu kecepatan si jarum jam dinding biadab itu. kalau seandainya bunyi jarum jam itu bukan lah berasal dari bunyi jarum jam di dinding tetapi berasal dari bunyi jarumnya weker kamar adikku, maka jam itu pasti sudah kusumpal dan kutindih dengan sebuah bantal atau kulepaskan semua baterainya. mengapa kusebut jam weker dikamar adikku ? karena dikamarku sama sekali tidak ada jam, baik jam weker maupun jam dinding. pedoman waktuku hanyalah jam yang terpajang di ponsel sony ericsson K310i. jam di ponsel kan tidak berbunyi seperti jam dinding dan jam weker.

bulan september, entah karena terkena sindrom bulan puasa atau apa, selama september ini, penyakit susah tidurku alias insomnia terlalu berkuasa dan terlalu merajalela. dia, memperdaya otakku, pikiranku. dia bersekongkol dengan malam dan membuat sebuah rencana agar aku tidak bisa tidur. dia sengaja membunyikan genderang dan gong di dalam kepalaku. dia menjepit kedua mataku hingga nyalang namun lelah. dia membuat jalur khusus agar aku bisa menikmati dia dengan suka cita. dia begitu memperhatikanku hingga tak satu malam pun ia lewatkan tanpa aku.

dia dan aku tak begitu sadar, bahwa kami sama2 menodai malam “disini” dengan mata nyalangku dan dia yang menari2 dengan genderangnya di kepalaku. dia dan aku menciptakan satu lintasan dimensi yang tak seorang pun tau bahwa dia dan aku sedang tersenyum.

hai, insomnia… apa kau puas setelah bermalam2 menemaniku menghirup udara, membuatku terenyuh kosong akibat kelelahan, menciptakan lingkaran hitam di bawah kedua kantong mataku, membuat perutku kembung gara2 aku hanya di temani air putih, membuatku menjumpai sahur tanpa terlebih dahulu memadukasih dengan bantal dan kasur kesayanganku, membuat sekujur tubuhku menggigil kedinginan di tusuk dengan kejam oleh angin malam, membuatku harus menghela nafas ketika menyadari semua orang sudah terlelap pulas dan bermimpi, membuat bulan ketakutan padaku dan menangis merintih hingga hujan jatuh menghantam semut – semut di tanah.

insomnia, mungkin hubungan kita memang tak bisa berjalan lebih jauh lagi. aku tak mau kehilangan separuh masa depanku hanya gara2 kau selalu mengancamku di malam hari. kau egois. kau tak mau mengalah. aku lelah. aku jengah. aku tak mau kau mengatur hidupku, menguasai pikiranku. kau itu bedebah.

jadi, bagaimana kalau  kita putus saja ?

Pintu terlarang

September 22, 2008

Category: Book

By: Sekar Ayu Asmara
Rating: ****
Page: 227 Halaman
Penerbit: AKOER

Ini kali pertama saya baca buku bertema thriller yang di tulis oleh pengarang local. Surprise, ternyata ada lo penulis negeri sendiri yang bisa menulis sebagus ini. Buku ini bisa membuat saya ikut larut dengan 3 kisah berbeda yang di paparkan, dan saya ikut merasakan ketegangan yang dirasakan oleh Gambir, salah satu tokoh dalam buku ini.

Buku ini di bagi kedalam 3 cerita, masalah yang di angkat juga berbeda-beda. Saya sempat dibuat bingung dan penasaran apakah ke 3 cerita ini pada akhirnya akan berbenturan atau tidak?

Cerita pertama, tentang seorang anak berusia 9 tahun yang mendapat kekerasan fisik sejak kecil oleh kedua orang tuanya, dia di cap anak NAKAL oleh mereka. Dan si anakpun tumbuh menjadi anak yang upnormal!.

Cerita kedua, bercerita tentang Gambir, pemuda tampan dan sukses dengan karirnya sebagai pematung. Talyda, istri gambir seorang perempuan yang cantik, perfeksionis dan juga sukses dalam pekerjaan. Mereka mempunyai hubungan suami istri yang sangat aneh!.

Bila di depan umum mereka merupakan pasangan yang bahagia dan sangat serasi, namun itu tidak mereka dapatkan bila mereka sedang berdua saja!, berbagai macam intrik dan misteri yang menyelimuti kehidupan mereka.

Terlebih setelah Gambir begitu penasaran dengan Sebuah pintu di ruangan kerjanya. Pintu terlarang, begitu istrinya menjuluki pintu itu.

Talyda berdiri bertolak pinggang sambil mendengarkan pengakuan Gambir, “Kamu ingat ya Gambir. Pintu itu adalah pintu yang terlarang.” Ia menudingkan jari telunjuk dekat ke wajah Gambir. “Sekali kamu buka, semua yang kita telah bina selama ini akan hilang. Sekali kamu buka, hidup kita akan berakhir. Hidup KAMU akan berakhir!!!”

Cerita ketiga, tentang Ranti seorang wartawan yang terobsesi mengungkap kisah anak yang menjadi korban penganiayaan kedua orang tuanya.

Ketika ketiga cerita ini saling berbentur, kebenaran-kebenaran mulai merembas ke permukaan. Akhirnya Gambir membuka pintu terlarang dan menemukan jawaban akan rahasia yang selama ini memenjarakannya.

Bagaimana endingnya? Well… silkahkan cari tau sendiri biar kalian-kalian tidak kehilangan greget saat membaca buku ini. Saya kasih empat bintang untuk buku ini.

sumber :

shriereview.blogspot.com/2006_11_01_archive.html

Kepada aku

September 18, 2008

aku bosan dengan mu, yang selalu suka mengumbar rencana tapi tak jua kau lakukan. aku bosan dengan mu, yang selalu terlihat diam tak berdaya padahal bisa memperdaya namun malu hati meraja. aku bosan dengan mu, yang berteriak hanya lantang di telinga  sendiri namun berbisik – bisik di depan semua orang. aku bosan dengan mu, yang menjamah semua halaman buku tapi akhirnya kau tutup dengan lekas. aku bosan dengan mu, yang senang bersembunyi di balik tirai jendela lalu diam tanpa gerak. aku bosan dengan mu,  yang tak suka siang tapi suka hujan di siang hari. aku bosan dengan mu, yang hanya menari di balik pintu tapi hanya diam di depan pintu. aku bosan dengan mu, yang selalu sama. itu – itu saja.

dasar pengecut !

Di dalam angkot waktu itu…

September 15, 2008

Hari selasa kemaren, pas waktu pulang kuli-ah, tepatnya pas pulang dari balikin CD film “babel”, dalam perjalanan terjadi sebuah kecelakaan (halah –”). ya mungkin bisa di bilang kecelakaan karena ada yang terluka. yang terluka itu saiah (huhuhu). pas lagi asyik2nya duduk di bangku belakang sopir angkot dengan posisi di tengah, di kiri ada dua orang cowok ama cewek dan di depan ada satu orang cewek dan di samping saiah kosong (dengan jarak yang lumayan jauh dari sang sopir biadab itu), pas lagi seriusnya ngeliat bazar buku di gramedia, si sopir tanpa ngasih tau langsung ngerem sangat begitu mendadak (mungkin kalo di liat dari luar, angkotnya sampai nungging gitu :P ). al hasil, dengan sekejap mata… jegeeeeeerrrrrrrsssss….
kepala dan tubuh saiah langsung mencium speaker beralaskan batang besi di atas kepala sang sopir biadab ituh.

respon pertama yang dapat saiah tangkap dari beberapa detik kejadian : kepala berbunyi nguing nguing… dan bertanya2 dalam hati… nama saia… masih di panggil jee kan ? (ew), respon kedua : apa inih ??? rasa2nya ada yang ngalir !!!  daraaah !!! oh daraaaaaaaah !!! (ternyata cuma seumprit dan kebanyakkan keringat),
respon ketiga : sakit mamaaaaa huhuhu,
respon keempat : ini bener2 sakit anjrit…. !!!,
respon ke lima : ternyata gini toh rasanya kepala di banting,
respon ke enam : ya Tuhan… jangan sekarang !! (halah sungguh terlalu kamuh jee),
respon ke tujuh : hiks…. mereka cuma liatin gw huhuuhu,
respon ke delapan : pusing… pusing…,
respon kesembilan : seandainya saiah pingsan…,
respon ke sepuluh : setaaaaaaan, si sopir kumpret malah cuek bebek g bertanggung jawab !!! grgrgrgrrrrrr….rasanya pengen gw banting juga palaknya ke speaker biar senasib. huhuhu, sabar… sabar… puasa buk… puasa… (fuih….).

jadi….. hingga detik ini kepala saiah masih terasa sakit. entah ini efeknya atau apa… kadang error2 dikit pandang mata (akhir2 ini sering salah baca kata2). atau… suka ngomong g nyambung (ini mah kebiasaan !).

jadi sekali lagi… duh.. g tau neh mau ngomong apa :D (deziiiiiiiingsssssss), habis lagi bosen sih… apa yah… yah itu aja. cukup. pas.

ohya, film babel keren loh..

nge – Plurk

September 13, 2008

tadi siang iseng2 cari2 sesuatu  yang baru di dunia maya. eh ternyata ketemu site plurk. semacam blog singkat yang kayaknya menyerupai chatting. awalnya rada2 bingung gitu gimana cara mengoperasikannya eh ternyata pas udah bisa, seru juga. coba deh klik Plurk.com

asyik juga loh