konyol

April 19, 2009

hidup semakin konyol. atau kekonyolan menyelimuti hidup. atau hidup itu memang dari dulu sudah konyol. atau hidup itu adalah kekonyolan. atau hidup sama dengan kekonyolan. atau kekonyolan adalah hidup. atau kita semua sebenarnya adalah pelawak yang diciptakan untuk menghibur Tuhan.

sabtu, 18 april 09.
- bapakku lucu sekali-

2 Responses to “konyol”


  1. bukan gitu jeng, memang sepintas iya, hidup kelihatan makin konyol. tapi, buat saya, kehidupan saya memang sejak dulu sudah konyol, sampai-sampai saya bingung musti nangis terus apa kudu ketawa, senyum-senyum dengan dalih ikhlas… takutnya, kalau sudah bosen nangis, trus saya ketawa terus atau senyum terus-terusan, saya dikiranya sudah mulai kehilangan akal…

    e tapi, saya pikir kalaulah kita mampu menyikapi kekonyolan dengan berpasrah diri, dan enggak terlau dipikir dalam-dalam, kayaqnya bisa jadi biasa aja koq…

    *balik lagi kepojokan*
    *merenungi hidup yang konyol terus-menerus*

  2. yoan Says:

    ah jee…
    kita ini memang hiburan Tuhan… Dia tertawa terus melihat tingkah kita yang konyol.
    taukah kamu, jee… kita ini lelucon favorit Tuhan…

    *danbapakkujugalucusekalilho… :mrgreen: *


Leave a Reply