raut muka

Mei 7, 2009

seraut lemah kering rekah

dipoles keringat luluh berdebu

seraut muka bercerita letih

digerayangi jengah berselimut air mata

bibir kerut mencuat darah

bersembunyi lari, hilang

dipersembunyian hidup melaknat

tiada tanda baca dalam raut muka

mengalir dari hulu hati

seraut lemah, seraut muka, bibir kerut

terbakar merah bunga jantung

biar mengulum duri di pelupuk mata

tetap tak bisa terbaca siraut muka

-isengisengkarenasudahlamatidakpernahmenulissemacaminilagi-

4 Responses to “raut muka”

  1. art87 Says:

    yah yah..
    kenapa raut ituu..?

  2. yoan Says:

    isengisengmu saja menghasilkan ini, jee…
    gimana yang serius-nya?

    p.s.
    itu raut muka siapa
    yang kering lelah mendamba bahagia?


  3. ah, jeng… sungguh dahsyat yang satu ini jeng…
    kata-kata pilihan yang tertata secara sempurna…

    *sempat mikir bahwasanya saya juga punya raut muka seperti itu*


  4. hupff… kenapa yang terbayang dibenakku wajah anak2 jalanan atau sepasang tua renta yg sedang mengadu nasib,, mungkin interpretasi yang salah dari tulisan jee yang penuh tanda tanya… ^^


Leave a Reply