pekanbaru – padang (dalam perjalanan pulang)
Agustus 27, 2009
minggu lalu aku sempat pulang ke rumah di padang. perjalanan dari pekanbaru ke padang lebih kurang mencapai 6 jam. aku memilih perjalanan malam. berangkat pukul 21.30 dengan menaiki travel langganan. yang kagetnya pas baru masuk ke dalam mobil ada salah satu penumpang yang nyeletuk “wah, ini penumpang perempuan satu – satunya nih”. buset dah… aku bukan kaget lagi tapi rasanya pengen ngebatalin perjalanan. hahaha habis takut sih. gelap2an ama lima org cowok. hiiiii.
tapi yaa.. mau tak mau kuharus melanjutkan yang tersisa (loh kok malah nyanyi ?) ya.. mau tak mau aku kudu masuk dan mencoba menikmati perjalanan dengan enjoy. menenangkan hati sendiri. dan mencoba untuk jangan cemas. kalo cemas aku punya kebiasaan susah napas. sampe rasanya mau mati huhuhuu.
yah… untungnya cowok2 di dalam mobil kerjanya cuma tidur kecuali sang sopir tentunya. jadi selama perjalanan aku nahan diri agar nggak tidur !!! sampai 6 jam kedepan huhuhuu. tapi tiba2 pada pukul 12 dini hari. bapak2 yang duduk dibelakangku (aku dudukdi bangku tengah) tiba2 menangis sambil berbicara pada seseorang di sebrang handphonenya. menangis tersedu2 dengan suara serak serak basah gimana gitu. pertama aku pikir dia ketawa ternyata dia nangis pas aku dengar bunyi ingusnya dia tarik ulur terus hahahaha. aku coba menebak apa yang sedang mereka bicarakan di dalam telpon. anggapan pertama, mungkin dia menyesali sesuatu jadi dia bersedih. anggapan kedua, mungkin si bapak putus cinta ? anggapan ketiga, si bapak adalah laki2 yang menganut poligami, jadi dia sedih dan bingung bagaimana berlaku adil terhadap istrinya. ketiga anggapan itu muncul dari hasil ngupingku.
ah… aku simpan semua anggapan2 itu untuk nanti saja ketika si sopir telah sampai di depan rumah si bapak.
pada pukul 1 pagi perjalanan berhenti di sebuah tempat yang menjual makanan khas sumatra barat yang bernama “MINTUO” alias mertua. nama yang aneh untuk sebuah nama toko. mungkin ada sejarahnya. karena cuaca dingin jadi aku keluar untuk menghirup udara segar sekilian ngemil dikit dan merenggangkan otot2 badan yang kaku.
aku duduk di sebuah kursi panjang yang terbuat dari kayu yang berada di depan toko. aku duduk paling ujung sedang yang sisanya di duduki 2 orang penumpang cowok. aku mulai membuka botol air yang aku ambil dari jok belakang mobil travel (biasanya air mineral di bagi2kan oleh sopir sebelum berangkat tapi waktu itu nggak seperti biasanya jadi aku mengganggap tindakkankumengambil botol berisi air mineral itu sebagai mencuri hahahaha) . nah setelah itu aku juga mulai membuka roti gabin atau creker apalah namanya yang diatasnya di lapisi abon sapi yang manis berwarna orange. ini kali pertamanya aku makan itu dan ternyata enak sekali lilililililili. cuma aku sanggup makannya dua bagaian aja soalnya segan makan disana. rasa2nya diliatin ama orang sebelah.
setelah beberapa menit mobil pun kembali melaju. sudah pukul 2 pagi, rasa kantuk perlahan2 mulai merasuk akibat efek dari alunan lagu2 kangen band dan hijau daun seerta lagu2 melayu yang tidak jelas. sumpah itu lagu kayak lagu nina bobo. orang udah susah payah nahan kantuk harus menyerah perlahan2 gara2 dengar lagu kangen band ama hijau daun dan lagu2 melow mendayu lainnya yang tidak jelas. sumpah rasanya pengen berinisiatif nukar lagunya dengan yang lebih semangat lagi.
akhirnya aku sempat tidur barang beberapa menit. kemudian aku terjaga karena mendengar suara bapak2 di belakang yang ngomong, “akhirnya tidur juga dia ha ha ha ha”. aku rasa dia sedang mengejekku hehehee. aku yang dibicarakan langsung membuka mata lebar lebar lalu bergerak sedikit buat merenggangkan otot. huh… berapa lama lagi sih perjalanan ? pantatku rasanya waktu itu benar2 sakit. tempat duduknya nggak enak. kayak duduk di batu.
hmm… singkat cerita sampailah mobil di padang kota tercinta kujaga dan kubela. si sopir mengantar si bapak yang duduk dibelakangku terlebih dahulu. beberapa menit si sopir dan si bapak terlibat adu mulut di luar ketika si sopir mengantar si bapak keluar mobil. ternyata si bapak kagak bisa bayar uang ongkos travel. dia berkilah akan membayarnya esok hari di kantor travel. usut punya usut si sopir pun bercerita selama perjalanan setelah merelakan ongkos yang tidak di bayar oleh si bapak itu. si sopir bilang si bapak itu emang terkenal suka ngutang tiket travel. semua supir travel tau kebiasaannya tapi petugas di kantor kagak tau jadi dia selalu lolos dari mengawasan dan selalu menyusup di antara penumpang setia yang taat peraturan.
si sopir bilang, si bapak itu istrinya banyak. aha… anggapanku ternyata benar.
ah. aku jadi malas melanjutkan ceritanya. yang jelas akulah orang paling terakhir di antarkan oleh si sopir ke rumah. gila, aku sampai cemas2 takut gimana gitu pagi2 buta jam setengah empat berkeliaran berdua dengan si sopir yang aku nggak tau siapa. tapi untungnya karena nih travel adalah travel resmi dan terdaftar jadi selama perjalanan aman sentosa. ha ha ha ha…
tiba dirumah, disambut oleh bundah. aku langsung masuk kamar saking lelahnya eh ternyatah kamarku di penuhi makhluk2 luar angkasa (adik2ku) yang sedang tidur dengan pose yang tidak karuan. ibuku bilang, mereka ngungsi ke kamarku gara2 takut gempa. kebetulan aku pulang pas padang lagi musim gempa. ya aku pasrah saja dan aku jadi beristirahat di kamar mereka dengan ibuku. eh tau2nya gempa menggoncang padang. kami lari dan akhirnya tidur di ruang tamu dengan koper dan segela bawaanku yang masih berantakan.
cerita selesai. laparrrrrrrr……….. (hus… ingat puasa !!!!)
adalah dunia baru…
Agustus 13, 2009
akhirnya tibalah aku pada sebuah ketetapan yang mengubah hidup. kini aku harus tinggal jauh dari keluarga. ayah, ibu dan semua adik2. pekanbaru adalah tempatku menetap sekarang. di sini aku tinggal dengan keluarga paman yang kebetulan seorang dosen.
di awal bulan aku resmi menjadi mahasiswi disalah satu universitas negrinya lewat jalur snmptn. jadi kini aku benar2 meninggalkan kampusku yang dulu. biar rugi 4 semester tapi rasanya biarlah. sepertinya semua belum terlambat untuk memulai yang lebih baik. bukan hanya harus meninggalkan kampus tapi aku juga harus meninggalkan teman2 baik disana. sebenarnya banyak kerugian belakangan aku rasa. cuma semua tergantikan berkat dunia baru ini.
ya aku sebut dunia baru karena memang, semua hal begitu baru bagiku. aku belum pernah merasakan pergi dari rumah selama berhari2 dan kini harus kualami berbulan2 sampai beberapa tahun kemudiannya. aku juga di padang jarang bersosialisasi dengan orang2 dan disini hahahaa ramai sekali. kebetulan rumah baruku berada di lingkungan yang penuh anak2 serta ibu2 tukang gosip, sungguh suatu keadaan yang sangat ceria. berbeda sekali dengan rumahku di padang yang tenang dan para tetangga di sana lebih asyik bersembunyi di dalam rumah ketimbang bercengkrama dengan para tetangga.
pokoknya aku jadi bisa membandingkan antara kehidupan dan kebiasaan rumah yang di padang dengan kehidupan dan kebiasaan rumah di pekanbaru. dan aku masih menyukai suasana di padang di banding di pekanbaru yang super panas, penuh polusi udara serta hahaha nyamuk di sini 3 kali lipat besarnya daripada nyamuk di padang. beh, malam2 habislah. malam2 juga berasa berada di sauna. panas. yang nggak enak satu lagi, dipekanbaru masih sering mati lampu. menyebalkan. kalau sudah begini, aku harus belajar pada patrik temannya spongebob. belajar bagaimana caranya untuk bisa “tidak melakukan apa2″ alias melongo kosong melompong.
hey, yang anehnya setelah aku tiba di pekanbaru, pekanbaru jadi sering hujan. padahal lagi musim kemarau. hehehe…. hawa manusia pemanggil hujanku mungkin masih berfungsi di sini
fuihhhhh…. yang penting, akhirnya aku bisa menemukan warnet disini maksudnya udah berani keluar buat cari warnet (kalau g ada yang ngajak mungkin blm ol2). sekarang aku pengen kembali nulis lagi. iseng2 nulis cerpen dan sajak2 yang aneh. tunggu, laptopku masih di padang. semua file cerpen dan lain2 ada disana. aduh…. duh… duh… kudu lewatin ospek dulu baru bisa pulang
mau tulis apalagi jee ? apa ya… yang pasti aku paling rindu dengan ibuku. dia langsung jatuh sakit euy setelah aku pergi dari rumah. ibu ama bapakku langsung demam. hahahaha. habis, baru kali ini ortuku pisah dengan anaknya. ya, tenang mam & pap. anak pertamamu ini tiba2nya saja terpanggil oleh sesuatu entah apa. suara itu nyuruh daku pergi dari rumah dan tinggal di suatu tempat yang jauh buat nuntut ilmu. jadi beginilah. inilah jawaban mengapa daku selama disana selama 3 bulan terakhir di padang menjadi aneh. nyaris seperti orang stres. karena.. entah mengapa merasa ada satu masa yang akan mengubah semua hal. dan aku benar2 sedang menunggu waktu yang tepat selama 3 bulan keanehan. dan inilah jawabannya mam, pap.
aku ada disini jauh dari kalian bardua. aku merindukan kalian disana.
sedang apa ibu sekarang ? sudah sembuhkah dari demam ?
bapak juga, sudah pulang kah dari kerja ? sudah sembuh kah ? keran kamar mandiku yang kurusak waktu akan pergi ke pekanbaru apa sudah bapak tukar dengan yang baru ?
kamarku aman kah dari tangan jahil adik2 ? aduh, aku jadi ingat celengan teru teru bozuku. bonekanya juga ada yang tergantung di kaca lemari. untung aku sudah melepas jimat teru teru bozu yang kugantung di jendela kalau tidak bisa dianggap kemaramat oleh ibu hahaha bisa2 ntar dibuang. fuihhh….
aduh… orang yang ngajak aku ke warnet udah ngajak pulang. matilah huhuhuhu… nggak mau di tinggal karena aku belum tau jalan. sepertinya 2 jam nggak cukup buat berselancar di dunia maya. hahaha.
ya sudah…. moga2 nanti aku bisa bikin posting baru lagi dalam waktu dekat. yang pasti, blog ini blm tamat
salam kangen (bukan kangen band ya !!!)… ^^v









