Diri yang meragukan

kata Soe Tjen Marching, dalam cuplik   isi novelnya “Mati, bertahun yang lalu”;

ketika aku masih hidup, ada dua keadaan yang begitu kubenci. yang pertama adalah kesadaran yang tak bisa dilupakan. dan yang kedua adalah ketidaksadaran yang memerangkap.

sekarang aku merasa berada di dalam keduanya.

ya, sekarang aku merasa memang sedang berada di keduanya. saat sadar bahwa segala yang tak baik haruslah dilupakan, tapi tak bisa mengalihkannya untuk lupa. dan pada saat sering kali begitu terlena dalam suatu hal yang sia-sia tapi tak bisa lari untuk membebaskan diri.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.